BestFast | Berteman dan ber Fastabiqul Qoirat serta Beramar Ma'ruf Nahi Munkar

Dialog Interaktif Penurunan Emisi GRK


BestFast Ngawi, Mendasar surat dari Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) Nomor : B-352/SEK-DNPI/10/2011 tanggal 10 Oktober 2011, perihal undangan peserta kegiatan dialog interaktif. Hajatan tersebut DNPI melaksanakan kegiatan Sosialisasi & Kajian Respon Masyarakat dalam rangka mendukung Rencana Pemerintah dalam Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Nasional, salah satu lingkup kegiatannya adalah dengan melakukan Dialog Interaktif di 19 Provinsi.

Kabupaten Ngawi merupakan pelaksanaan Dialog yang ke 21, pada tanggal 31 Oktober 2011, bertempat di Hotel Sukowati  Ngawi, yang dihadiri 250 peserta dari berbagai elemen ( pelajar, mahasiswa, instansi Pemerintah dan Swasta, LSM, dan Masyarakat pemerhati dan peduli lingkungan).

Kegiatan tersebut merupakan Program DNPI yang bertujuan untuk mensosialisasikan pemahaman yang benar dan menciptakan kepedulian para pemangku kepentingan di daerah tentang dampak perubahan iklim, implikasinya terhadap pembangunan di Indonesia, serta juga disampaikan Rencana Aksi Nasional (RAN) Bersama untuk mengatasi dampak perubahan iklim, sedangkan tema “Masa Depan Bumi Ada Dalam Genggamanmu”. Nara sumber menambahkan untuk Yel Yel “Masa Depan Bumi Ada Dalam Genggamanku” dan “Masa Depan Bumi Ada Dalam Genggaman Kita”.

Dua pemapar sebagai nara sumber dari Universitas Gajah Mada dan dari Dewan Nasional Perubahan Iklim, memaparkan materi yang sangat menarik, karena fakta yang terjadi saat sekarang ini. Dikaitkan dengan Kabupaten Ngawi yang mempunyai wilayah hampir 60 % hutan, yang kondisinya saat sekarang juga cukup memprihatikan (adanya deforestasi).  Lahan Pertanian yang semakin tahun juga mengalami penurunan. Kedua sektor  ini adalah termasuk penyumbang terbentuknya GRK.

Hal itu bisa dirasakan secara nyata dan langsung pada situasi saat sekarang : seperti naiknya suhu, adanya cuaca ekstrem, musim yang sulit dipredeksi, curah hujan tinggi  menyebabkan tanah longsor dan banjir, pergeseran pola tanam menyebabkan gagal panen.

Sektor transportasi, juga mengalami perubahan, kendaraan bermotor roda dua mendominasi, demikian juga untuk kendaraan pribadi, kendaraan massal semakin surut. Pemakaian bahan bakar yang luar biasa karena pergerakan transportasi tersebut. Tentunya, emisi gas buang dari kendaraan bermotor juga dominan untuk menyumbang GRK. Di Kabupaten Ngawi kendaraan bermotor roda dua (R2) , yang tercatat melakukan pembayaran pajak di Samsat Ngawi sampai dengan oktober 2011 sebanyak : 146.220 kendaraan, sedang untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih (R4) sampai dengan bulan Oktober 2011 terekam sebanyak : 9.897 kendaraan.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Subscribe to RSS feed